Loading...

Kamis, 27 Desember 2012

Tujuh Tipe Makna dalam Semantik


Tujuh Tipe Makna


A. Pendahuluan
B. Tujuh Tipe Makna
1.      Makna Konseptual atau Pengertian
Makna konseptual merupakan pasangan yang esensial dan tidak dapat dipisahkna dengan bahasa, sesuatu hal yang jarang sekali kita dapat mendefinisikannya tanpa mengacu kepadanya. Suatu bahasa yang dikomunikasikan dengan sarana yang lain daripada makna konseptual sama sekali bukan bahasa di dalam pengertian di mana kita menerapkan istilah itu pada bahasa manusia.
2.      Makna Konotatif (Connotative Meaning)
Makna konotatif merupakan nilai komunikatif dari satu ungkapan menurut apa yang diacu, melebihi di atas isinya yang murni konseptual. Makna konotasi itu beragam dari masa ke masa dan dari masyarakat satu ke masyarakat lain. Masih dapat diteruskan bahwa makna konotatif meliputi ‘sifat putatif’ dari acuannya, disebabkan oleh pandangan yang diterima oleh individu atau sekelompok ataupun seluruh anggota masyrakat.
Makna konotatif itu memiliki wilayah jika dibandingkan dengan makna konseptual. Konotasi itu relatif tidak stabil, artinya konotasi itu berubah-ubah menurut budayanya, masanya dan pengalaman individu.
Makna konotatif tidaklah pasti dan terbuka, dan makna konseptual tidaklah demikian. Makna konotatif terbuka karena setiap karakteristik acuan ditandai secara subjektif atau objektif.
3.      Makna Stilistik dan Afektif
Makna stilistik adalah makna sebuah kata yang menunjukkan lingkungan sosial penggunanya. Kita ‘mendekoding’ makna stilistik dari suatu teks melalui pengenalan kita terhadap berbagai dimensi dan tingkat penggunaanya di dalam lingkup stu bahasa.
Makna afektif yaitu istilah yang dipakai untuk jenis makna di atas, seringkali secara eksplisit diwujudkan dengan kandungan konseptual atau konotatif dari kata-kata yang dipergunakan.
4.      Makna Refleksi (Reflected meaning)
Makna refleksi adalah makna yang timbul dalam hal makna konseptual ganda, jika suatu pengertian kata membentuk sebagian dari respons kita terhadap pengertian lain. Makna reflrksi masuk melaluidaya emotif, dengan jelas terlukis oleh kata-kata yang memiliki makna tabu.
5.      Makna Kolokatif (collocative meaning)
Makna kolokatif terdiri atas  asosiasi-asosiasi yang diperoleh suatu kata, yang disebabkan oleh makna kata-kata yang cenderung muncul di dalam lingkungannya.
6.      Makna Asosiatif (Associative Meaning) : Suatu Ringkasan
Makna asosiatif adalah makna yang kurang stabil dan bervariasi menurut pengalaman individu.makna asosiatif mengandung banyak faktor yang amat rumit, sehingga kita baru bisa mempelajarinya secara sistematis jika memakai teknik statistik yang memadai. Oleh sebab itu, Osgood, Suci dan Tannebaum mengemukakan metode analisis parsial terhadap makna asosiatif dalam buku mereka yang berjudul  The Meassurement of Meaning pada tahun 1957. Osgood dan rekan-rekannya menggunakan suatu teknik (yang melibatkan sebuah alat pengukur statistik yang disebut Semantik Differential) untuk menemukan makna menurut suatu wawasan semantik multi-dimensional, dengan menggunakan penilaian penutur sebagai data dan itu dicatat dalam bentuk skala tujuh butir.
7.      Makna Thematik (Thematic Meaning)
Makna tematik atau makna yang dikomunikasikan menurut cara penutur atau penulis menata pesannya, dalam arti menurut urutan, fokus dan penekanan.
C. Maksud dan Interpretasi Makna
Maksud yaitu makna yang dimaksudkan pesannya, sedangkan interpretasi makna yaitu makna  yang ditangkap oleh seorang pendengar atau pembaca ketika ia menangkap pesan itu. Makna dalam pengertian luas, kaitannya dengan ‘efek komunikatif’ dan ‘komunikasi’ biasanya berarti mengalihkan informasi dari sebuah sumber (A) kepada sasaran (B). Lebih jauh lagi, mungkin akan ada sanggahan bahwa komunikasi hanya bisa terjadi jika kita tahu bahwa apa yang ada di dalam pikiran (A) telah dialihkan atau dikutip di dalam pikiran sasaran (B).
D. Ringkasan
Tujuh Tipe Makna
1. Makna Konseptual
Atau pengertian
Isi yang logis, kognitif atau denotatif

 



Makna Asosiatif
2. Makna
Konotatif
Yang dikomunikasikan dengan apa yang diacu oleh bahasa
3. Makna
Stilistik
Yang dikomunikasikan dari keadaan sosial mengenai penggunaan bahasa
4. Makna
Afektif
Yang terungkap dari perasaan dan tingkah laku pembicara atau penulis
5. Makna
Refleksi
Yang disampaikan melalui asosiasi dengan pengertian yang lain dari ungkapan yang sama
6. Makna
 Kolokatif
Yang disampaikan melalui asosiasi dengan kata yang cenderung terjadi pada lingkup kata yang lain
7. Makna Thematik
Yang dikomunikasikan dengan cara dimana pesannya disusun atas dasar urutan dan tekanan

 DAFTAR PUSTAKA
Leech, G. 1981. Semantics : The Study of Meaning. England : Penguin Book.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar